Seekor kupu kupu

Lemah
Mental tak bertapak
Segan untuk mengenal angin
Menunggu terbuka sangkar dari-Nya

Namun , waktu mengiringinya
Detik detik perkembanganpun berlalu
Hingga tercurah seberkas cahaya

Ditatapnya dunia 
Dipandang setiap sudut kedamaiannya
Tak terlintas akan jarum kehidupan

Membaur dengan jiwanya 
Melintas dunia
Terkembang sayapnya
Menyorot anggunnya kelopak tersebut
Memburu sumber kehidupannya

Tak mudah bak membuka kelopak mata
Terhempas angin bengis 
Terjebak muntahan sang awan
Terpanggang oleh sang surya

Sejatinya dia makhluk yang tangguh
Tatkala menerima segala resiko
Demi menguntungkan segala pihak
Segalanya yang menyangkut dirinya

Serbuk Sari
Tubuh dan Mental bertempur
Dalam 1 raga
Hanya untuk menggapai sang Ratu kembang


Komentar