Haaah~
Hari ini hari terakhir. Hari terakhirku untuk mendengar suaranya , untuk beberapa waktu yang akan datang
Besok , aku udah akan kembali menjadi warga depok . Besok aku mulai sekolah. Besok juga aku akan melepaskan 1 orang yang aku sayang. Lagi.
Seminggu yang lalu aku sudah melepaskan sahabat sahabatku. Sedih rasanya , yaaaa namanya juga untuk menuntut ilmu . Bisa berbuat apa lagi?
Tapi untuk kali ini , aku akan melepaskan orang yang sangat berharga buatku. Orang terakhir yang akanku lepas. Melepaskan dan kembali dalam waktu yang lama . Apakah kalian tau rasanya? Sedih. Sepi .
Tapi ini bukan seperti dulu. Bukan seperti yang lo ceritain . "kalo gue suka numpang hp umeng buat numpang fb-an" . Dulu kita hanya dibatasi oleh gedung gedung. Dulu juga kita belom saling kenal. Untuk mengetahui nama itupun beberapa hari sebelum kita melaksanakan ujian terakhir kita.
Mungkin diawali oleh basket. Kalau dia tak melihatnya , mungkin dia tak akan pernah tau aku . Dan dia sendiri juga yang membuatku tau tentangnya . Dia yang datang disaat yang mungkin bisa dibilang tepat. Disaat aku terpuruk akan seseorang. , dia pun berkata "i exorcise the demons from your past" . Saat itu juga , dia seakan akan memberi isyarat bahwa "gue bakal jagain lo, dari apapun yang menyakiti lo" . Sejak itu dia menjadi My Guardian
Lama lama akupun mengenal keluarganya. Mulai dari adiknya , ayahnya , ibunya , dan beberapa cerita mengenai sepupunya. Waktu yang cukup cepat untuk mengenalnya. 2 bulan lebih. Tapi kita sudah sangat mengenal. Tak ada rasa canggung lagi, malu atau sejenisnya. Hmm.. tiba tiba jadi teringat cerita dari salah seorang sahabatku . Tentang cerita perjuangannya untuk sebatang coklat. Cool... Baru menemukan orang yang seperti itu.Seakan akan aku berharga untuknya. Sangat. Yang pertama kali kuketahui tentangnya , dia seorang gamer. Bahkan maniac. Yang banyak orang bilang , dia lihai dalam bahasa inggrisnya. Benar, terbukti . Malah dia seperti kamusku. Kalau aku malas untuk membuka kamus, biasanya aku bertanya padanya. Dia sudah melengkapi hidupku juga.
Humm.. rasanya sangat aneh. Aku , aku merasa aku adalah tipe orang yang cuek, bahkan aku tak mau sama sekali merasakan perasaan ini. Sungguh, tak enak rasanya. Masih ada yaa kurang lebih 5 jam lagi untuk hari ini. Ya, akanku pergunakan waktunya sebaik mungkin. Semoga kamupun juga begitu
Hari ini hari terakhir. Hari terakhirku untuk mendengar suaranya , untuk beberapa waktu yang akan datang
Besok , aku udah akan kembali menjadi warga depok . Besok aku mulai sekolah. Besok juga aku akan melepaskan 1 orang yang aku sayang. Lagi.
Seminggu yang lalu aku sudah melepaskan sahabat sahabatku. Sedih rasanya , yaaaa namanya juga untuk menuntut ilmu . Bisa berbuat apa lagi?
Tapi untuk kali ini , aku akan melepaskan orang yang sangat berharga buatku. Orang terakhir yang akanku lepas. Melepaskan dan kembali dalam waktu yang lama . Apakah kalian tau rasanya? Sedih. Sepi .
Tapi ini bukan seperti dulu. Bukan seperti yang lo ceritain . "kalo gue suka numpang hp umeng buat numpang fb-an" . Dulu kita hanya dibatasi oleh gedung gedung. Dulu juga kita belom saling kenal. Untuk mengetahui nama itupun beberapa hari sebelum kita melaksanakan ujian terakhir kita.
Mungkin diawali oleh basket. Kalau dia tak melihatnya , mungkin dia tak akan pernah tau aku . Dan dia sendiri juga yang membuatku tau tentangnya . Dia yang datang disaat yang mungkin bisa dibilang tepat. Disaat aku terpuruk akan seseorang. , dia pun berkata "i exorcise the demons from your past" . Saat itu juga , dia seakan akan memberi isyarat bahwa "gue bakal jagain lo, dari apapun yang menyakiti lo" . Sejak itu dia menjadi My Guardian
Lama lama akupun mengenal keluarganya. Mulai dari adiknya , ayahnya , ibunya , dan beberapa cerita mengenai sepupunya. Waktu yang cukup cepat untuk mengenalnya. 2 bulan lebih. Tapi kita sudah sangat mengenal. Tak ada rasa canggung lagi, malu atau sejenisnya. Hmm.. tiba tiba jadi teringat cerita dari salah seorang sahabatku . Tentang cerita perjuangannya untuk sebatang coklat. Cool... Baru menemukan orang yang seperti itu.Seakan akan aku berharga untuknya. Sangat. Yang pertama kali kuketahui tentangnya , dia seorang gamer. Bahkan maniac. Yang banyak orang bilang , dia lihai dalam bahasa inggrisnya. Benar, terbukti . Malah dia seperti kamusku. Kalau aku malas untuk membuka kamus, biasanya aku bertanya padanya. Dia sudah melengkapi hidupku juga.
Humm.. rasanya sangat aneh. Aku , aku merasa aku adalah tipe orang yang cuek, bahkan aku tak mau sama sekali merasakan perasaan ini. Sungguh, tak enak rasanya. Masih ada yaa kurang lebih 5 jam lagi untuk hari ini. Ya, akanku pergunakan waktunya sebaik mungkin. Semoga kamupun juga begitu
Komentar
Posting Komentar